Oleh
Silviana Hendri*
Seru membaca karya dari Rosita Sihombing dalam Paris Lumeiere de l’ Amour. Ternyata menjadi seorang Full Time Mother (FTM) juga seorang muslim di
Para WNI di Paris Menebus Rindu di KBRI (hal 3). Saat-saat yang menyenangkan dapat bertemu dengan ‘orang sekampung’ dalam event nasional. Memupuk rasa nasionalisme. Ibarat kata orang tua, ‘seenak-enaknya tinggal di rumah orang, lebih enak tinggal di rumah sendiri’. Kehidupan di Paris juga menyiratkan kerut di kening. Di
Tulisan yang paling menarik bagi saya di bab 3 Aktivitas-Aktivitas Seru.
Dalam bab akhir, Saat Muslim Bukan Mayoritas, rasanya Eda Ita ingin curhat dengan para pembaca tentang kehidupan muslim di luar negeri yang masyarakatnya mayoritas non muslim. Saat ke-Istiqomah-an (hal 103) jadi taruhan. Seorang muslim harus berani beda, menunjukkan identitasnya sebagai umat terbaik.
Keimanan Eda Ita dan Mr. Pat benar-benar diuji. Apalagi di ibukota Perancis,
Rasulullah pernah melarang uamtnya untuk berdebat dalam urusa agama. Lantas jika seseorang mengajak untuk berdiskusi tentang agama? Layani saja, semoga ia dapat hidayah…. Seperti yang dilakukan oleh Ita dalam Susahnya Diskusi Islam dengan Orang Atheis (hal 133). Satu hal yang membuat salut dalam tulisan Ita, yaitu suaminya, Mr. Patrik. Meski seorang mualaf, keinginannya mendalami islam begitu kuat. Ikuti perjalanan mualaf ini dalam Godaan Puasa Syawal Pat (hal 147), Perjuangan Menunaikan Shalat (hal 155), Tahajjud di Hari Pernikahan (hal 161), Isya 12.00 A.M. (hal 165), Kursus Bahasa Arabnya Pat (hal 167).
Perjalanan cinta Rosita di negeri
Meskipun tulisan ini telah mampu menyihir pembaca seolah berada di Paris, alangkah bagus lagi jika ditambahkan peta
Dalam buku ini, ada percakapan sesama WNI yang berdomisili di luar negeri. Tapi, teman-teman tersebut tidak mengambil andil peran besar dalam buku ini. Jikalau Eda Ita mengisahkan bagaimana pertemuan dan perkenalan dengan WNI lain yang berada dalam Negara yang berbeda, pasti akan lebih seru! Satu lagi, saya sebagai pembaca ingin mengetahui bagaimana perjalanan cinta Rosita dan Patric, sang suami. Pasti akan lebih seru lagi dikemas dalam satu buku.. Ditunggu cerita selanjutnya.
*Kader Forum Lingkar Pena Riau
Tidak ada komentar:
Posting Komentar